Senin, 06 Juli 2015

“Cantik”


Bagi warga negara dengan penduduk mayoritas muslim, jilbab bukan sesuatu yang baru, bukan hal aneh, tapi tidak bagi negara minoritas yang bahkan kebanyakan pendudukanya tidak beragama. Muslimah berjilbab adalah hal yang amat langka, maka jika ia ditemui di keramaian akan sangat berpeluang menjadi perhatian. Ini pengalaman saya, pernah dikira tidak berambut karena menutup kepala dengan kain, dikira jilbab adalah pakaian adat sebagai orang indonesia, dikira jilbab adalah trend fashion yang hari ini saya pakai dan bisa saya lepas keesokannya. Dilihat aneh bahkan pernah ditertawai anak kecil itu biasa, saya justru merasa bangga menjadi berbeda dengan identitas saya sebagai seorang muslimah.

Rabu, 08 April 2015

Aku wanita Aku berkarya

Sesekali tengoklah perjuangan mu di masa lalu . Jika kini kau merasa tak mampu melewati rintangan, ingatlah dulu kau pernah melewati kesulitan. -ARA-

“Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (Qur’an Al mujadalah 11)

Kamis, 29 Januari 2015

Tidak Tahu atau Tidak Mau Tahu

Minggu lalu saya menghadiri sebuah  pertemuan kepala BNP2TKI dengan tenaga kerja indonesia di Taiwan sebagai perwakilan dari PPI. Jika saja hari itu saya memilih untuk tidak mau tahu dan memilih menghabiskan waktu berleha-leha di kamar, saya sangat yakin jika saya tidak akan pernah tahu tentang kondisi dan permasalahan tenaga kerja indonesia di Taiwan. Miris adalah satu kata yang dapat mewakili kondisi mereka saat ini. Bagaimana bisa pemerintah Indonesia masih memandang para TKI dengan sebelah mata layaknya anak tiri saat TKI diseluruh dunia yang mayoritasnya adalah pembantu rumah tangga adalah sumber devisa negara yang angkanya mencapai puluhan bahkan ratusan triliun per tahunnya seperti apa yang bapak kepala BNP2TKI katakan dalam sambutannya.